Memiliki rumah atau properti di perumahan berbeda dengan memiliki properti di lingkungan pemukiman biasa. Saat ini, umumnya masyarakat lebih memilih mencari hunian di kawasan perumahan. Tetapi, ada pula yang tertarik untuk membeli rumah di daerah perkampungan. Keduannya pun dapat dibeli dengan cara kredit atau angsuran melalui fasilitas KPR Bank.

Hunian di komplek perumahan biasanya memiliki sejumlah fasilitas pendukung yang menambah daya tarik bagi pembeli. Beberapa fasilitas tersebut meliputi taman bermain anak, kolam renang, hingga petugas keamanan.

Berbeda dengan rumah di daerah perkampungan, biasanya hunian tersebut bisa jadi merupakan rumah keluarga yang sudah ditinggali hingga puluhan tahun. Letaknya bisa dimana saja, bahkan bisa di antara perumahan maupun apartemen.

Berikut, beberapa kelebihan dan kekurangan hunian di perumahan atau di daerah perkampungan yang dapat menjadi pertimbangan dalam memilih hunian.

1. Harga Rumah

Umumnya, harga rumah di area perumahan lebih tinggi dibandingkan rumah di daerah perkampungan. Harga tanah dan rumah perumahan setidaknya satu setengah kali lebih tinggi dibandingkan harga tanah dan hunian di daerah perkampungan . Ini karena tanah di dalam perumahan memiliki legalitas lebih lengkap dan aman dibandingkan tanah biasa.

Selain itu, kawasan perumahan umumnya didukung infrastruktur yang memadai seperti saluran pembuangan air, jaringan listrik hingga taman bermain dan fasilitas lainnya.

2. Dokumen

Jika kamu membeli hunian di lingkungan perumahan, kamu tidak perlu repot mengurus berbagai dokumen rumah seperti IMB dan Sertifikat Hak Milik. Pasalnya, hal ini biasanya sudah ditangani oleh pihak developer. Setelah melunasi pembelian rumah Anda akan langsung menerima IMB dan Sertifikat Hak Milik tersebut.

Sedangkan, bagi kamu yang membeli rumah di daerah perkampungan harus mengurus sendiri berbagai dokumen tersebut.

3. Tipe rumah dan Desain rumah

Ilustrasi Rumah Idaman

Memiliki rumah di lingkungan perumahan akan memiliki tipe rumah yang sama. Dengan tempat tinggal yang sama maka tidak terlihat perbedaan kedudukan yang mencolok antara Anda dan tetangga. Sedangkan, memilih rumah di daerah perkampungan memiliki perbedaan yang jelas.

Desain rumah di lingkungan perumahan tidak dapat menentukan desain secara bebas. Sesuai dengan preferensi dari pihak developer.

Selain itu, beberapa developer memiliki aturan cukup ketat mengenai pengubahan tampilan rumah. Oleh karena itu, kamu tidak sepenuhnya bebas merenovasi tampilan rumah. Tujuan aturan tersebut adalah agar rumah-rumah di lingkungan perumahan memiliki bentuk yang seragam, sehingga membuat perumahan terlihat lebih rapi dan teratur.

Namun, kamu memiliki fleksibillitas lebih jika membeli tanah dalam area perumahan atau cluster.

Jika opsi ini yang dipilih, kamu dapat membangun rumah sesuai selera dan kebutuhan. Sementara, rumah di daerah perkampungan bisa dibeli dalam bentuk jadi ataupun membangun sendiri.

Memiliki rumah di daerah perkampungan Anda dapat dengan bebas melakukan renovasi pada tampilan rumah agar sesuai dengan selera. Hal ini disebabkan karena kamu tidak terikat dengan aturan dari pengembang. Meski demikian, kamu tetap perlu meminta izin kepada Dinas Tata Kota.

4. Keamanan

Faktor keamanan tentu menjadi salah satu pertimbangan penting bagi calon pembeli rumah, apalagi jika sudah berkeluarga. Tinggal di lingkungan perumahan biasanya memiliki standar keamanan lebih tinggi dibandingkan pemukiman daerah perkampungan karena adanya petugas keamanan tersendiri. Pengawasan yang dilakukan selama 24 jam oleh petugas keamanan bertugas mengawasi siapa saja yang keluar masuk komplek sehingga meminimalisir kehadiran orang tak dikenal yang mungkin berbahaya.

Sementara, tingkat keamanan di pemukiman daerah perkampungan   relatif lebih rendah dibandingkan di lingkungan perumahan karena akses masuk ke area lebih terbuka.

Tidak ada petugas keamanan khusus yang mengawasi lingkungan perumahan, kecuali jika warga setempat berinisiatif membentuk satuan khusus untuk menjaga keamanan tempat tinggal mereka.

5. Akses ke Tempat Tinggal

Akses ke perumahan wajib mudah

Meskipun terasa aman berkat kehadiran petugas keamanan, kadang penjagaan yang ketat di perumahan membuat para penghuninya cukup repot jika ada tamu yang berkunjung. Kamu mungkin harus memberitahukan petugas keamanan terlebih dulu mengenai teman atau keluarga yang akan berkunjung agar diberikan izin memasuki komplek perumahan. Berbeda dengan penghuni di daerah perkampungan di mana kamu bebas menerima tamu kapan saja.

Penghuni perumahan juga akan lebih sulit mengakses transportasi umum karena biasanya, pihak pengembang tidak memperbolehkan angkutan umum masuk ke daerah perumahan.

Bagi yang sudah berkeluarga dan memiliki anak, akses terbatas di perumahan tentu lebih aman bagi anak-anak. Karena, kendaraan yang berlalu-lalang di dalam komplek lebih sedikit dibandingkan di luar komplek.

6. Fasilitas

Lingkungan perumahan umumnya menyertakan sejumlah fasilitas bersama, entah itu berupa taman, kolam renang atau taman bermain anak, fasilitas olahraga dan lainnya. Fasilitas ini disediakan oleh developer guna menarik minat calon pembeli.

Jika rumah yang dibeli merupakan rumah daerah perkampungan, berarti Anda harus mencari sendiri fasilitas umum yang diharapkan. Contohnya, jika kamu ingin berolahraga atau berenang kamu harus mencari tempat lain yang menyediakan fasilitas tersebut.

7. Sosialisasi

Ilustrasi Rumah Unik

Sosialisasi di rumah daerah perkampungan umumnya lebih terbuka. Para tetangga di pemukiman daerah perkampungan pun biasanya memiliki solidaritas lebih tinggi sehingga ketika ada penghuni rumah yang membutuhkan bantuan akan lebih mudah didapatkan.

Namun, kondisi sosial maisng-masing maupun tingkat perekonomian penghuni rumah di pemukiman daerah perkampungan bisa jadi sangat berbeda. Hal ini kadang menimbulkan rasa iri, sungkan, dan sebagainya. Jika ada pemilik rumah yang derajatnya lebih tinggi harus pintar untuk menyesuaikan diri ketika berhubungan dengan tetangganya.

Sebaliknya, sosialisasi warga perumahan kadang lebih terbatas dibandingkan rumah yang berada di pemukiman biasa. Biasanya penghuni rumah yang ada di perumahan lebih suka mengurus diri sendiri dan kurang tertarik dengan urusan yang merepotkan mereka

Sumber : www.99.co/blog

Write A Comment