Kabar duka datang dari sektor properti Tanah Air. Tokoh senior properti, pendiri sekaligus pemilik Ciputra Group, Ciputra atau Tjie Tjin Hoan meninggal dunia pada usia 88 tahun di RS Gleneagles Hospital Singapore.

Ciputra merupakan salah satu baron properti di Indonesia. Selain founder Ciputra Group, ia juga merupakan pendiri dari Jaya Group, Metropolitan Group, Pondok Indah Group, dan Jaya Ancol. Pria yang biasa disapa pak Ci ini adalah salah satu pendiri asosiasi properti terbesar di Indonesia, Real Estate Indonesia (REI)

Ciputra Terlahir dengan nama Tjie Tjin Hoan pada 24 Agustus 1931 di Parigi, Sulawesi Tengah, dari pasangan Tjie Siem Poe dan Lie Eng Nio. Masa kecil Ciputra cukup sulit, ia ditinggalkan ayahnya pada usia 12 tahun, setelah sang ayah ditangkap polisi militer Jepang atau Kempeitai atas tuduhan sebagai tuduhan mata-mata Belanda.

Berkat sang ibu, dia bisa merasakan SMA Frater Don Bosco di Manado (lulus 1953) lalu kuliah arsitektur di ITB Bandung (lulus 1961). Belakangan, menurut Richard Borsuk dan Nancy Chng dalam Liem Sioe Liong dan Salim Groep (2016:241), Tjie yang ayahnya berasal dari Fujian (Daratan Tiongkok) itu akhirnya pakai nama Ciputra di usia 25 tahun ketika dia masih kuliah di Bandung. Dia termasuk keturunan Tionghoa yang kuliah di kampus tempat Presiden Sukarno pernah kuliah. Ilmu arsitek, membuatnya jadi orang terkemuka di dunia real estate.

Pada 22 Oktober 1981, Ciputra mendirikan perusahaan dengan nama PT Citra Habitat Indonesia dan pada tahun 1990 mengubah nama perusahaan menjadi PT Ciputra Development, yang kemudian dikenal sebagai salah satu perusahaan properti terdepan dan paling terdiversifikasi di Indonesia.

Perjalanan taipan kelahiran Sulawesi, 24 Agustus 1931 ini menjadi salah satu crazy rich Indonesia tidaklah mudah dan penuh duri, namun perjuangannya berbuah hasil, bahkan kesuksesannya diakui oleh Forbes, media global yang rutin merilis daftar orang terkaya di dunia

Pada 2018, Ciputra masuk sebagai 50 orang Terkaya di Indonesia versi majalah Forbes. Dalam majalah Forbes edisi 2019, Ciputra dan keluarganya mempunyai harta senilai US$ 1,1 miliar atau setara dengan Rp 15,40 triliun (asumsi kurs Rp 14.000/US$), berada di posisi 18 di Indonesia.

Perumahan Asri & Aman

Sanjaya Land selalu mengedepankan lingkungan perumahan yang hijau & aman untuk keluarga Anda.
Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.

Write A Comment